Cari Blog Ini

Minggu, 13 Juni 2010

sebuah sosok "SERSAN KAMBING,,,,,,"







Berikut kami posting sosok warga Kecamatan Gumelar yang berhasil mengembangakan usaha peternakan kambing di Bogor Jawa Barat. Beliau sekaligus juga merupakan salah seorang tokoh yang ikut berperan atas sukses dan berkembangnya Kelompok Ternak PEGUMAS di Kecamatan Gumelar, yang pernah mengukir prestasi sebagai juara nasional lomba ternak tingkat nasional tahun 2007.


"Kombinasi Ala Bangun Karso Farm "


Dengan mengkombinasikan peternakan kambing peranakan etawa (PE) perah dengan pedaging tahun 1999 lalu, Bangun Karso Farm (BKF) mampu berkembang pesat. Hasil kombinasi ini, BKF mendapatkan keuntungan harian dan tahunan.

Berbeda ketika awal pendiriannya pada1997, BKF hanya mengusahakan kambing pedaging. Namun hasil yang di capai tidak memuaskan, sehingga mengalami kebangkrutan. Dari 40 ekor kambing pedaging saat itu, tersisa hanya beberapa ekor saja.

Namun, Bangun Dioro, Pemilik BKF di Palasari, Cijeruk, Jabar, ini tidak putus asa. Bermodalkan Rp20 juta untuk pembelian 20 ekor kambing PE, BKF saat ini berkembang dan mengelola 300 ekor. Sejak berdiri samapi sekarang, BKF sudah menjual kambing sebanyak 1.500 ekor.

Menurut Bagun Dioro, terjadinya kombinasi yang dilakukan BKF karena kambing PE merupakan kambing dwi fungsi. 밃rtinya, peternak dapat memperoleh keuntungan harian melalui hasil susunya dan keuntungan tahunan dari penjualan dagingnya?jelasnya.

Hasil Tinggi


Hasil susu kambing yang dihasilkan BKF secara rata-rata mencapai 1,5 liter/hari pada masa laktasi selama 4 bulan. Produknya akan meningkat menjadi 2,5 liter/hari pada 1 bulan setelah melahirkan.
Dari 40?0 ekor yang dapat di perah saat ini, BKF menghasilkan rata-rata 60?5 liter/hari. Susu ini langsung diditribusikan kepada pelanggan BKF di Jabotabek, namun adapula pembeli yang langsung. Harga jual susunya perliter mencapai Rp15.000,00뾕p20.000,00/l. 밐asil penjualannya lumayan pak, untuk menghidupi usaha ini,? ungkap anggota TNI-AD yang masih aktif ini, merendah.

Agar hasil susunya bagus, BFK menerapkan pemberian pakan yang baik dan kandang yang nyaman bagi kambing. Serta usia kambing yang diperah, sebaiknya dibawah 5 tahun, jika diatasnya hasilnya kurang bagus dan produksinya menurun atau hanya 1 liter/hari saja.

Selain itu, susu kambing mempunyai khasiat dalam proses penyembuhan berbagai penyakit, seperti penyakit paru-paru, asam urat, TBC. Makanya, pembeli terbesar dari susu yang dihasilkan BKF adalah mereka yang mengalami berbagai penyakit ini. Pendapatan lainnya adalah dari penjulan kambing PE yang saat ini rata-rata mencapai Rp4 juta뾕p5 juta/ekor. Sementara kambing PE pejantan yang bagus bisa mencapai Rp8 juta/ekor. Kalau kambing PE dara yang berumur 8 bulan, harganya Rp2,5 juta/ekor. Ditambah lagi dari penjualan kambing potong. Saat Idul Adha tahun lalu saja, ia mampu melayani permintaan 200?50 ekor.
Beda Perlakuan


BKF membedakan perlakuan pemeliharaan antara kambing PE perah dan kambing pedaging. Perbedaan meliputi pemberiaan pakan, bentuk kandang, dan sanitasi terhadap kambingnya maupun kadang.

Pakan diberikan teratur, tidak asalan pakan. Pakan berupa rumput yang dicampur daun-daunan (daun turi, kaliandra, gracilaria, mindi, dan daun albasiah). Rerumputan diperoleh dari lahan seluas 4 ha milik BKF. 밠ungkin, daun-daunan ini yang menyebabkan susu kambing banyak mengandung khasiat,?terang Bangun.

Kambing perah itupun dimandikan 2 kali sehari. Dan ambing dicuci dengan air hangat setiap mau diperah. Oleh sebab itu, susu yang dihasilkan tidak berbau kambing.

Sementara perlakukan untuk kambing potong tidak terlampau memperhatikan sanitasi. Kambing hanya dimandikan 1 bulan sekali. Kondisi kandang yang penting cukup bersih, dan pakan yang diberikan tidak seketat pengawasannya seperti pada kambing perah. Perbedaan itu jelas berpengaruh terhadap biaya produksi. BKF mengeluarkan biaya pakan untuk kambing PE perah lebih mahal dibandingkan kambing PE pedaging. Untuk kambing PE perah, biaya pakan sekitar Rp.2.200/ekor/hari. Sedangkan kambing pedaging hanya Rp1.500/ekor/hari. 밓adi perbedaannya sangat jauh, hal ini bisa untuk saling subtitusi,?ujar Bangun.
sumber : Yan Suhendar
Dimuat di : www.agrina-online.com

Senin, 15 Maret 2010

Ternak kambing etawa

JENIS KAMBING YANG KAMI COBA KEMBANGKAN DI KANDANG KAMI









RAS SENDURO



jenis kambing seperti inilah yang sedang kami coba kembangkan di peternakan kami.selain di kandang kami sendiri,kami juga bekerja sama dengan beberapa peternak untuk memeliharakan kambing kami ,dengan sistem "paron".
mudah2an program perkambingan kami ini kedepannya dapat lebih mengembangkan sistem usahanya,sehingga niatan kami untuk merekrut rekan2 pemodal nantinya akan benar2 bisa direalisasikan.amin

JUMLAH KALORI DALAM SUSU,DAGING DAN KEJU KAMBING




Sebanyak 85 gram daging kambing panggang mengandung kira-kira 122 kilokalori dimana 23,5 kalori berasal dari lemak (sebagi perbandingan, 85 gram daging sapi rendah lemak yang dipanggang mengandung 170 kalori dimana 63 kalori berasal dari lemak). Oleh karena itu daging kambing adalah daging rendah lemak yang dapat menjadi alternatif bagi daging merah lainnya seperti sapi atau domba. Daging kambing juga merupakan pilihan yang baik bagi mereka yang ingin diet dengan mengendalikan asupan kalorinya
Sumber Informasi:
USDA National Nutrient Database for Standard Reference, Release 19 (2006)
Food Shopping Counter (Natow and Heslin) 2006, The Fat Book (Bellerson) 2004.



Informasi Nutrisi Daging Kambing

* Daging kambing memiliki kandungan besi, kalium, dan thiamin yang lebih tinggi dibandingkan kebanyakan daging lainnya (Eastridge and Johnson, 1990). Lebih rincinya, 100 gram daging kambing mengandung 209 miligram kalium, 8,8 mikrogram selenium, dan 4 miligram seng.
* Daging kambing juga merupakan sumber protein hewan berkualitas tinggi dengan risiko absorbi kolesterol yang rendah (USDA).
* Meskipun susu kambing memiliki kandungan folat yang rendah, susu ini memiliki kandungan kalsium yang memadai dan merupakan alternatif bagi mereka yang alergi susu sapi.



Informasi Kandungan Lemak Daging Kambing

* Daging kambing memiliki kandungan lemak yang 50-65% lebih rendah dibandingkan daging sapi, namun dengan kandungan protein yang sama (USDA).
* Daging ini memiliki kandungan lemak jenuh yang 45% lebih rendah dari daging ayam dan 850% lebih rendah dibandingkan daging sapi (USDA).
* Kandungan kolesterolnya hampir sama dengan sapi, domba, babi dan ayam serta jauh lebih rendah dibandingkan beberapa produk susu, unggas dan produk laut (Pond dan Maner, 1984; Potchoiba et al., 1990; Stromer et al., 1966; Terrell et al., 1969; Park et al., 1991).

Sumber Informasi Tambahan:
- Devendra, C. 1988. The nutritional value of goat meat. Proceedings (IDRC-268e).
- Nutritive Value of Foods. 1981. Washington, D.C., U.S. Government Printing Office.
- Park, Y. W., M. A. Kouassi, and K. B. Chin. 1991. Moisture, total fat and cholesterol in goat organ and muscle meat. J. Food Science 56(5):1191.


Sumber : Civas.net

MANFAAT SUSU KAMBING


A. Tuberkulosis

TUBERKULOSIS atau TBC adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh bakteri TBC (Mycobacterium tuberculosis).

Ciri-ciri penderita TBC antara lain batuk-batuk kronis, berkeringat pada malam hari, badan kurus dan lemah, serta batuk berdarah akibat terjadinya rongga di jaringan paru-paru yang menyebabkan pecahnya pembuluh-pembuluh darah di paru-paru.

Di samping itu, saat proses penyembuhan bisa terjadi pengapuran jaringan paru-paru yang bisa menyebabkan berkurangnya fungsi paru-paru dalam proses pernapasan. Gejala TBC antara lain badan kurus dan lemah, batuk-batuk, batuk berdarah, pembesaran kelenjar-kelenjar getah bening, sesak napas, gejala kekurangan gizi (malnutrisi) berat. Jika penyakit ini menahun atau kronis berat dan tidak terobati dengan baik, bisa menyebabkan kematian.
Selain dengan pengobatan secara medis, penderita TBC juga bisa disembuhkan dengan mengonsumsi susu kambing secara teratur, tetapi tetap melanjutkan pengobatannya secara medis.

Dari beberapa kasus yang ditangani penulis, seorang penderita TBC yang menjalani pengobatan secara medis dibarengi dengan mengonsumsi susu kambing secara teratur, setelah tiga bulan dan dilakukan pemeriksaan, tidak ada lagi bakteri TBC yang bercokol di tubuhnya.

Susu kambing mengandung fluorin yang tinggi dengan kadar 10-100 kali lebih tinggi daripada yang terkandung di dalam susu sapi. Unsur ini merupakan antiseptik natural yang mengandung elemen pencegah tumbuhnya bakteri di dalam tubuh.

Kehadiran fluorin akan meningkatkan daya tahan tubuh dan menekan aktivitas pertumbuhan bakteri, sehingga bakteri TBC tidak lagi berkembang dengan baik.
Susu kambing juga mengandung natrium yang tinggi. Dalam kasus penyakit TBC, salah satu pemicunya adalah malnutrisi. Dengan pemberian susu kambing secara rutin setiap hari, natrium yang terdapat di dalamnya berfungsi menghambat malnutrisi tersebut.

Dugaan orang yang menyatakan bahwa bakteri TBC bisa berkembang biak dalam susu kambing tidaklah benar. Hal ini sudah dibuktikan oleh Dr. Bernard Jensen, Ph.D, seorang nutritionis di Amerika yang meneliti manfaat susu kambing yang menjadi salah satu binatang ternaknya di ranch yang dibangunnya di Escondido, New Mexico, Amerika Serikat. Disebabkan kandungan gizinya, susu kambing bisa membantu meningkatkan daya tahan tubuh penderita TBC. Di samping itu, fluorinnya mencegah percepatan perkembangan bakteri TBC sebagai kerja antiseptiknya, memberi perlindungan jaringan paru-paru, serta memproteksi ginjal dan hati. Kandungan lemak dalam susu kambing berfungsi sebagai zat pembakar sehingga tubuh penderita menjadi hangar.

Dengan demikian, susu kambing ini mempunyai efek ganda, untuk perlindungan, pencegahan, sekaligus penyembuhan.

Pada tahun 2000, penulis mulai memanfaatkan susu kambing dalam program terapi pasien-pasien TBC di Poh Induk Kesehatan. Daerah Milner III Siliwangi, Jawa Barat, dengan hasil yang cukup menakjubkan. Rata-rata setelah 1 bulan pemberian OAT yang dibarengi dengan perubahan pola makan dan pemberian susu kambing sebanyak 150 cc per hari, tingkat kesehatan penderita mengalami perubahan.

Hal ini ditandai dengan nafsu makan yang membaik, batuk dan sesak napas berkurang, serta muka tidak tampak pucat lagi. Rata-rata setelah 5 bulan dengan pemeriksaan iridologi dan radiologi, jaringan paru-paru telah membaik dan proses kronis telah bergeser kembali ke arah penyembuhan. Pada iridologi tampak gambaran healingprocess, yakni proses yang terjadi di seluruh organ, tidak hanya paru¬-parunya. Di samping itu, tes di laboratorium memperlihatkan fungsi ginjal dan hati tidak mengalami kerusakan.
B. Asma

Penyakit asma sering dijumpai dengan ciri-ciri sesak napas. Asma dibedakan menjadi dua, yakni asma bronchial dan asma kardial. Asma bronchial adalah asma yang disebabkan keadaan tidak biasa pada bronchus yang merupakan penyakit tertentu. Gejalanya berupa sesak napas berjangkit-jangkit akibat kejang otot bronchus sehingga lubang bronchus menyempit (stenosis).


Asma kardial atau asma jantung adalah sesak napas yang disebabkan oleh penyakit jantung. Biasanya jantung kiri yang menjadi penyebab. Biasanya serangan terjadi pada malam hari.
Fungsi susu kambing dalam pengobatan asma adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Hal ini bisa terjadi karena fluorin yang bersifat antiseptik sekaligus antialergi yang ada dalam susu kambing mengaktifkan kerja sel¬sel imunitas sehingga infeksi sekunder yang terjadi, terutama ketika daya tahan tubuh menurun, dapat dicegah.


Penderita asma sebaiknya rutin mengkonsumsi susu kambing sebanyak 150 cc per hari. Sebaiknya susu kambing diminum pada malam hari karena pemecahan kalori yang terjadi dapat menghangatkan tubuh, sehingga spasme bronchi akibat dinginnya udara malam atau dini hari, dapat dihindari. Pengobatan dengan susu kambing pada malam hari ini berhasil mencegah batuk-batuk yang mempermudah timbulnya serangan asma. Susu kambing juga berkhasiat mengencerkan lendir atau dahak sehingga dapat mencegah atau mengurangi serangan.


Selain minum susu kambing pada malam hari, penderita dapat pula mengonsumsi atau minum jus antialergi secara rutin pada pagi hari. jus antialergi tersebut bisa merupakan kombinasi 150 gram pepaya atau 100 gram nanas dengan 3 batang seledri atau 3 batang peterselli (parsley)
C. Asam Urat

Penyakit asam urat disebabkan kadar asam urat di dalam tubuh atau di dalam, darah berlebihan. Asam urat sendiri merupakan asam organik lemah yang berbentuk hablur putih, tidak berbau, tidak berasa, clan terbentuk sebagai zat hasil akhir katabolismus nukleoprotein. Katabolismus nukleoprotein adalah sejenis protein tersusun yang banyak terclapat dalam inti sel, berupa zat sampah yang dikeluarkan dari baclan oleh ginjal.

Plasma darah yang normal berisi 3,5-6 mg asam urat, sehingga jika kadar asam urat di dalam tubuh lebih dari itu, seseorang bisa dikatakan terkena penyakit asam urat.

Salah satu sebab meningkatnya kadar asam urat di dalam darah adalah malfungsi ginjal, yang berakibat ekskresi asam urat menjadi tidak lancar. Di samping itu, peningkatan produksi asam urat bisa disebabkan oleh konsumsi makanan yang banyak mengandung protein dan akhirnya terjadi peningkatan pembentukan purin.
Manfaat susu kambing secara, medis, baik kuratif maupun prefendf, dalam penyembuhan penyakit asam urat dapat digambarkan sebagai berikut. Di dalam susu kambing, baik yang berupa susu kambing segar, clabbered milk atau yogurt, maupun whey, tercdapat unsur mineral natrium (Na) dan klorida (Cl) yang tinggi. Kedua, unsur kimia tersebut membantu kerja ginjal dalam menyeimbangkan volume cairan danan elektrolit tubuh. Dengan pemberian susu kambing, keseimbangan asam dan basa tubuh bisa dipelihara, dengan baik sehingga komposisi kimia darah terjaga.

Selain mengonsumsi susu kambing, para penderita penyakit asam urat dianjurkan untuk mengubah pola makan, menghindari makanan yang mengandung purin tinggi, dan menghindari minuman beralkohol dan asam lemak. Minum air putih yang banyak atau minimum 8 gelas sehari dapat membantu mengencerkan cairan tubuh yang pada gilirannya akan mengencerkan asam urat terjadi peningkatan pembentukan purin.

Bagi penderita asam urat, beberapa minuman yang harus dihindari adalah minuman beralkohol seperti bir, wiski, anggur, tape dan tusk. Makanan yang harus dihindari adalah sea food seperti udang, remis, tiram, kepiting; berbagai jenis makanan kaleng seperti sarden, kornet sapi; berbagai jeroan seperti hate, ginjal, jantung, otak, paru, limpa, usus; dan buah-buahan tertentu seperti durian, alpokat, dan nangka masak. Sementara itu, makanan yang masih bisa dimakan, tetapi harus dikurangi porsinya adalah ikan sarden, daging kambing, daging ayam, daging sapi, tempe, emping, kacang, oncom, dan beberapa jenis sayuran tertentu seperti brokoli, bayam, kangkung, kol, dan jamur.
D. Anemia

Anemia merupakan penyakit kelainan badan yang diakibatkan oleh merendahnya kadar hemoglobin (Hb) sampai di bawah batas-batas nor¬mal. Biasanya jumlah eritrosit/mm3 darah dan nilai hematokrit ikut rendah. Hal ini disebabkan jumlah hemoglobin dalam darah berkurang, sehingga proses-proses fisiologis yang bertahan dengan hemoglobin akan terganggu. Anemia bisa pula disebabkan kehilangan darah dalam jumlah yang banyak akibat kecelakaan, karena ketidakmampuan tubuh memproduksi sel darah merah yang cukup, atau karena kelainan bawaan atau genetik (keturunan).

Ciri-ciri orang yang terkena anemia adalah kelihatan pucat, merasa lemas, cepat lelah, dan pusing-pusing. Orang yang normal kadar hemoglobinnya tidak banyak berubah karena adanya keseimbangan antara produksi dan destruksi eritrosit yang terus-menerus secara seimbang. Sementara itu, orang yang terkena penyakit anemia menunjukkan keseimbangan tersebut terganggu oleh suatu sebab.
Macam-macam anemia yang dibagi berdasarkan kelainan patofisiologis dan ukuran sel darah sebagai berikut.

a. Berdasarkan Patofisiologis

1. Pengurangan Produksi

* Sintesis hemoglobin, yakni iron deficiency atau kekurangan zat besi, thalasemia, dan anemia akibat penyakit-penyakit kronis.
* Sintesis DNA, yakni megaloblastic anemia.
* Stem cell, yakni aplastic anemia dan myeloproliferative leukemia.
* Infiltrasi sumsum tulang, beberapa keganasan seperti carnicoma dan lym¬phoma apkz4a sel darah yang murni.


2. Peningkatan Perusakan

* Blood loss atau kehilangan darah akut, seperti akibat kecelakaan lalu¬lintas dan perdarahan berat pada kasus-kasus kebidanan.
* Hemolysis intrinsic, membran (hereditary ipberogoosis dan e&ptogtosis), he¬moglobin (sickle cell anemia dan unstable hemoglobin), glycoylsis (pyruvate ki¬nase), dan oxidation (GOD defideng).
* Hemolysis extrinsic, immune (warm antibody dan cold antibody), microangiopbatic (thrombotic tbrombogtopenic purpura dan hemolytic uremic syndrome), glycolysis (pyruvate kinase), dan infeksi (clostridial) dan bypersplenism


b. Berdasarkan Ukuran Sel

1. Microcytic, yakni iron defiency, thalasemia, dan anemia akibat penyakit kronis.
2. Macrocytic, seperti megaloblastic anemia karena kekurangan vitamin B12 dan kekurangan folat; non-megaloblastic anemia karena myelodyplasma, che¬motherapy, penyakit hati, increased reficulocytosis, dan myxedema; dan nor¬mocytic.

Penyebab anemia paling banyak adalah dari kelompok iron deficiency anemia, yang disebabkan hal-hal berikut ini.

1. Deficient diet, yakni diet dengan gizi buruk dan tidak adekuat.
2. Absorpsi yang berlebihan.
3. Kebutuhan yang meningkat, seperti saat kehamilan dan menyusui.
4. Kehilangan darah akut, seperti perdarahan usus, kelainan haid, dan donor darah yang berulang.
5. Haemoglobinuria.
6. Iron sequestration, yakni pulmonary haemosiderosis.

Selama ini, di antara keenam penyebab tersebut, yang paling potensial adalah kehilangan darah yang masif. Di antaranya karena kecelakaan yang menyebabkan perdarahan organ-organ dalam perut dan usus, perdarahan pada organ reproduksi akibat persalinan dengan kelainan, kelainan haid, dan donor darah yang berulang.

Anemia hanya suatu gejala yang ditandai dengan adanya penurunan kadar hemoglobin (Hb) di dalam darah yang penyebabnya bermacam¬macam. Dengan demikian, pengobatan yang harus dilakukan kepada pasien penderita anemia harus disesuaikan dengan penyebabnya. Transfusi darah hanya akan membantu memperbaiki kadar hemoglobin, terutama dalam keadaan akut agar penderita tidak mengalami kekurangan oksigen (Hipoksia) yang sangat diperlukan oleh jaringan tubuh, khususnya jaringan otak.

Selanjutnya, pemberian zat besi dan asam folat memerlukan pemeriksaan yang teliti agar tidak sampai terjadi kesalahan terapi yang dapat mengngakibatkan hemosiderosis (iron overload) yang justru membahayakan pasien. Zat besi dan asam folat jauh lebih baik yang berasal dari bahan makanan dibandingkan dengan yang dibuat secara sintetis atau artifisial.


Fungsi susu kambing dalam pengobatan penyakit anemia sama dengan fungsi pada pengobatan thalasemia.

E. Osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit yang banyak diderita oleh orang yang sudah tua, terutama kaum perempuan. Penyakit ini terjadi karena berkurangnya kalsium dalam tubuh, sehingga tubuh mengambil kalsium dalam tulang yang menyebabkan tulang menjadi rapuh.

Kandungan kalsium (Ca) yang terdapat dalam susu kambing adalah sebanyak 133 mg per 100 cc susu kambing dan potasium 204 mg. Jika seorang penderita osteoporosis setiap hari mengonsumsi susu kambing sebanyak 150 cc per hari, penyembuhan penyakitnya akan terbantu. Sementara itu, untuk pencegahan atau bagi yang belum terlanjur kekurangan kalsium, susu kambing bisa diminum secara rutin setiap hari 1 kali dengan dosis 150 cc sekali minum. Lebih bagus lagi jika mengonsumsi yogurt 200 per hari, terutama untuk para lansia (orang yang sudah lanjut usia) yang kadar asam lambungnya sudah berkurang


F. Kudis

Penyakit kudis disebabkan sejenis tungau yang menimbulkan rasa gatal. Rasa gatal ini menimbulkan keinginan untuk menggaruknya, sehingga terjadi infeksi sekunder di kulit. Penyakit kudis selain menyerang manusia juga bisa menyerang hewan peliharaan. Penularannya bisa melalui kontak langsung antara penderita dan sesamanya atau bisa juga karena tertular oleh hewan peliharaan.

Penggunaan susu kambing untuk pengobatan penyakit kudis sudah diterapkan oleh MD Superintendent General Hospital Toledo di Ohio, Amerika Serikat, yakni oleh Dr. George Smith. Dalam pengobatan itu, beberapa anak yang terkena kudis dan mengonsumsi susu kambing secara teratur menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Susu kambing menyembuhkan penyakit kudis karena mengandung fluorin yang berfungsi sebagai antiseptik sekaligus antialergi. Selain fluorin, susu kambing juga mempunyai nilai bakterisid yang tinggi sehingga dapat mencegah infeksi jamur (candidiasis), menghilangkan gatal-gatal di dubur, clan menyembuhkan infeksi vagina.


G. Alergi Susu Sapi

Disebabkan sesuatu hal, tidak sedikit bayi yang baru lahir tidak bisa disusui oleh ibunya. Alternatif yang dilakukan adalah dengan memberi susu sapi sebagai pengganti ASI. Namur, tidak semua bayi mampu mencerna susu sapi dan jika dipaksakan akan mengalami alergi. Bagian yang terserang alergi ini adalah saluran pencernaan, saluran pernapasan, dan kulit. Gejala yang sering timbul karena alergi terhadap susu sapi adalah muntah-muntah, diare, penyerapan nutrisi yang kurang sempurna, asma, bronkitis, migren, dan hipersensitif.

Gejala patologis yang terlihat pada bayi yang terserang alergi terhadap susu sapi adalah ditemukannya iritasi usus halus, pertambahan bobot badannya lambat, serta feces yang berlebihan dan berbau khas. Bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi jika masih dipaksa mengonsumsinya akan terserang reaksi pembesaran lamina propia serta peningkatan permeabilitas molekul makro dan aktivitas elektrogenik lapisan epitel

Kelebihan susu kambing adalah komposisinya yang mendekati ASI serta butiran lemak dan proteinnya lebih halus dibandingkan dengan susu dari binatang mamalia lainnya, sehingga lebih mudah dicerna oleh tubuh. Pemberian susu kambing kepada bayi dan anak-anak yang alergi terhadap susu sapi menunjukkan hasil yang bagus dan alerginya berangsur-angsur menghilang. Susu kambing yang dianjurkan untuk diberikan kepada anak¬anak yang alergi terhadap susu sapi adalah susu kambing dalam bentuk bubuk. Hal ini disebabkan panas yang digunakan selama proses pembuatan susu bubuk bisa mengubah struktur dasar protein dengan cara menurunkan tingkatan alerginya. Sementara itu, biang keladi alergi susu sapi diduga karena protein susunya. Selain susu kambing dalam bentuk tepung (bubuk), pemberian susu kambing dalam bentuk yogurt lebih baik daripada susu segar. Dosis yang diberikan adalah 50-100 cc per hari.

Manfaat susu kambing sebagaimana yang telah diuraikan merupakan hasil penelitian beberapa ahli di berbagai negara yang telah mengonsumsi susu kambing sebagai bagian dari menu makanannya. Demikian juga penderita asma kronis dan beberapa kasus lainnya yang pernah dan sedang ditangani sampai saat ini, seperti rematik akibat asam urat tinggi, beberapa kasus dengan diagnosis thalasemia, atau anemia akibat penyakit-penyakit darah lainnya, rata-rata merasakan khasiat susu kambing setelah mengonsumsinya selama 1 bulan secara rutin dan teratur.

Untuk pengobatan, dari semua bentuk susu kambing, yakni susu segar, yogurt, tablet, dan susu kambing bubuk, diperoleh bukti bahwa susu kambing segar dan yogurt mempunyai reaksi dan khasiat terbaik

Minggu, 14 Maret 2010

KHASIAT SUSU KAMBING


Susu kambing – yang merupakan salah satu minuman kesukaan Rasulullah SAW; ternyata memiliki banyak sekali keunggulan. Diantaranya :



· Proteinnya bertekstur lembut dan efek laksatifnya ringan, tidak menimbulkan diare bagi yang meminumnya. Bagi Anda atau anak Anda yang diare bila minum susu, cobalah cari susu kambing ini.

· Lemaknya mudah dicerna

· Mempunyai antiseptik alami yang dapat membantu menekan pertumbuhan mikroorganisme yang merugikan tubuh.

· Bergizi tinggi dan mudah diserap oleh tubuh. (Ini nampaknya yang dimaksud oleh QS 16 : 66).

· Membantu menyembuhkan penyakit-penyakit : TBC, Bronchitis, Asma, Alergi kulit, Asam Urat, Diabetes dlsb.

· Mempunyai efek anti kanker.

· Meningkatkan kecerdasan anak.

· Mencegah terjadinya osteoporosis.

· Dlsb. dlsb.



Selain berbagai kelebihan dalam hal produk susunya tersebut; ternyata susu kambing juga berpeluang untuk lebih bisa disebar luaskan secara segar ke seluruh masyarakat. Selain susunya dalam kondisi segar mampu bertahan lebih lama; kambing susu dapat hidup dan memproduksi susu secara optimal baik di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi.